Selama menjadi mahasiswa di IPB, Emmy juga aktif dalam rangkaian demonstrasi menentang rezim Orde Baru.
Baca juga : Profil Harris Vriza yang Dikabarkan Putus Dengan Ria Ricis
Selepas dari IPB, pada 1994 silam, Emmy mengambil gelar master di Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, di bidang Ilmu Lingkungan.
Berikutnya, pada tahun 1998, saat masih bersama Walhi, Emmy turut terlibat dalam pembentukan LSM antikorupsi, Transparency International Indonesia (TII). Ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Eksekutif di TII.
Dengan perjuangannya di bidang lingkungan, Emmy mendapat penghargaan sebagai salah satu Heroes of The Planet dari Majalah Time pada tahun 1999.
Ia bersanding dengan aktivis lingkungan dunia lainnya, seperti Russell Mittermeier, Dune Lankard, Mark Plotkin, dan Wangari Maathai.
Terkait penyebabnya, partai Nasdem kemudian mengklarifikasi penyebabnya yang disampaikan oleh Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai Nasdem Charles Meikyansah.
Editor : Saridal Maijar"Emmy Hafild meninggal dunia karena sakit kanker paru yang sudah cukup lama diderita, kakak Emmy Hafild meninggal dunia akibat kanker paru, bukan Covid-19,"
kata Charles dikutip dari siaran pers, Minggu (04/07/21).
Sumber : 21111